April 04, 2022

The Most Memorable Feedback

Sekali lagi #siGIGIH berbagi tulisan. Kali ini tentang…

"What is ur most memorable or favorite feedback, input, or advice that u’ve ever received"

salsabilkp.blogspot.com

Berbicara soal Most Memorable Feedback, saya ingat kalau saya punya beberapa dari orang yang sama. Dia sebut dirinya, Anonim. Feedback yang sifatnya membangun dan membuat saya makin semangat mengerjakan hal yang baru ingin saya jadikan hobi.

Saat ini saya sedang merintis sebuah “hobi”. Yap, hobi nulis, yang saya realisasikan di blog pribadi saya. Salsabilakp. Sudah 1,5 tahun lamanya blog ini lahir dengan beragam pembahasan dan paling banyak pembahasannya tentang Sabiltory

Saya pasti selalu mengakhiri setiap tulisan saya dengan kalimat: “Terimakasih sudah membaca”, “Mohon kritik dan sarannya” dan lain sebagainya. Dari banyak komentar yang menyemangati saya untuk makin rajin nulis, ada satu “anonim” yang sudah membaca beberapa tulisan saya dan memberikan feedback yang membuat saya kagum dengan komentarnya. Kamu bisa baca tulisan saya [Sabiltory 7] Cara Jadi Semangat.

Dia memberikan sudut pandang baru dalam setiap tulisan yang dikomentarinya. Saya sempat memberikan balasan yang bunyinya:
“Terimakasih sudah mampir ke blogku, aku harap kita bisa sharing lebih banyak lagi. O iya, saran-saranmu akan ku pertimbangkan jadi tema bahasan di judul-judul tulisanku berikutnya. Senang membaca tulisanmu, U are Awesome!”
Ini salah satu tangkapan layar komentarnya ditulisanku.

Saya bersyukur sudah memulainya. Berharap (blog) ini tumbuh dan makin menginspirasi banyak orang.
"Kalau kita mau menerima masukan, pasti kita temukan lahan baru untuk berkarya, kan?" - Kata Sabil

Sekali lagi, 
Terimakasih sudah membaca🍀

April 04, 2022

5 Tips To Set An Accurate Deadline!

Hai hai!

Kali ini #siGIGIH (that’s me, hehe) dapat kasus menarik dari [Homework - Softskill] Practicing Capacity Planning. 

salsabilakp.blogspot.com

The scenario:

Missed deadlines are not only caused by poor execution or lack of skills/resources. Another major factor is when we fail to set the right deadlines. What are you tips to set up an accurate deadline?


-Translet- Tenggat waktu yang terlewat tidak hanya disebabkan oleh eksekusi yang buruk atau kurangnya keterampilan/sumber daya. Faktor utama lainnya adalah ketika kita gagal menetapkan tenggat waktu yang tepat. Apa tipsmu untuk mengatur tenggat waktu yang akurat?

Disini saya punya 5 tips yang biasanya saya lakukan :


  1. Sediakan waktu  untuk membuat daftar prioritas tugas-tugas tersebut dari yang easy-to-hard

  2. Buat timeline yang rinci dan sistematis untuk tugas-tugas tersebut, dengan kata lain kerjakanlah secara berangsur-angsur apabila rentang waktu pengerjaannya cukup lama. Tetapkan waktu mulai dan akhir yang jelas 

  3. Kamu bisa gunakan aplikasi seperti notion, untuk membantumu mengatur progress tugas-tugasmu. Atau kamu bisa menuliskannya di mading pribadimu semenarik mungkin.

  4. Untuk menjaga fokus, kamu bisa gunakan metode podomoro.

  5. Terakhir dan paling penting, kamu tidak boleh multitasking dalam satu waktu. Tujuannya agar tugas-tugas yang kamu kerjakan selesai dengan maksimal dan sesuai schedule yang telah kamu buat. 

salsabilakp.blogspot.com


Ya itu dia 5 tips dari saya untuk mengatur waktu deadline dengan akurat. Semoga membantu ya.

Dan apabila kamu punya tips-tips lainnya, feel free to write down on comment!


Terimakasih sudah membaca 🍀

Maret 21, 2022

U Did It!

Oh ya, fyi, saya sedang menjadi bagian #generasi GIGIH2.0 ! 
Dan tulisan ini saya buat untuk menyelesaikan salah satu tugas di section soft skill. Topik pembahasan kali ini adalah bagaimana cara menghadapi suatu perubahan yang saat ini saya alami dan cara saya menerima perubahan itu.
sabiltory
Berada di lingkungan baru tidak menutup kemungkinan kita pasti akan berada di fase yang biasa orang sebut BERADAPTASI. Tak jarang seseorang butuh waktu lama beradaptasi dengan lingkungan barunya. Ada juga yang sangat cepat mengatasi perubahan yang hadir ini. Bisa jadi dia cepat menyesuaikan interaksinya dengan orang-orang baru di sekitarnya. Dia yang lambat mengatasi permasalahan ini, akan tertinggal jauh dari yang lain. Solusinya hanya satu, Harus Tau dan Mau Mencari Cara Untuk Mengatasi Perubahan Itu.

Saya pun berada di fase beradaptasi ini. Sebagai mahasiswa, saya pun melakoni peran sebagai seorang aktivis. Tentu saja agenda rapat masuk dalam agenda pekanan saya. Kurang lebih sudah 2 tahun lebih saya melakoni peran tambahan ini, dimana saya dituntut harus mampu berkomunikasi dan bekerjasama yang baik dalam suatu bidang atau tim. Sebagai orang yang individualisme tulen, hal ini sangat sulit untuk penyesuaiannya.Saya hanya berpikir bahwa pekerjaan lebih cepat selesai jika saya melakukannya sendiri. Dan meminta orang lain membantu saya melakukannya akan menyusahkannya. Sehingga hal ini berakibat pada program kerja yang tak berjalan secara maksimal.

Sepekan yang lalu, saya baru tahu bahwa ada lima aspek dalam masalah beradaptasi ini. Diantaranya :
  1. Ways of Working (Cara Bekerja)
  2. Ways of Interacting (Cara Berinteraksi)
  3. Ways of Achieving (Cara Menerima)
  4. Ways of Learning (Cara Belajar)
  5. Ways of Thinking (Cara Berpikir)

Sebenarnya, mengikuti organisasi ini adalah salah satu cara yang saya tempuh agar diri saya keluar dari zona nyamannya menjadi introvert. Setelah saya mempelajari lima aspek diatas, saya sadari bahwa saya perlu belajar bagaimana cara menerima lingkungan baru ini. Ya, Ways of Achieving.
sabiltory
Saya sadari bahwa sebuah organisasi itu bisa berjalan dengan baik karena adanya kerjasama tim, kita pasti akan menghasilkan yang baik ketika mengerjakannya sendirian namun kita akan mendapatkan yang terbaik bila mengerjakannya bersama-sama. Apapun hasilnya, jika dikerjakan bersama akan menciptakan 2 hal, pengalaman dan keakraban.
Disini saya mengerti, bahwa sebagai mahasiswa-aktivis bukan menjadikannya sebuah obsesi semata untuk dibilang ‘keren’, ‘menjadi ketua’ dsb melainkan lebih melihat ke arah bagaimana proses, pemahaman dan interaksi yang terbangun dengan orang lain. Hasilnya dapat dilihat ketika terbangunnya koneksi yang luas dengan orang banyak yang membuat kita lebih siap menghadapi lingkungan masyarakat.  

Untuk itu saya pun belajar tentang bagaimana bekerjasama dalam tim, membagi tugas, sehingga pekerjaan cepat terselesaikan. 

"Karena menjadi pribadi hebat ga bisa diraih dengan cara santai-santai. Sepakat?"
 


Terimakasih sudah membaca dan tak bosan mengoreksi tulisan ini 🍀

September 22, 2021

Pintar Bersyukur

"Manusia mana sih yang tidak tahu caranya bersyukur?"

فَاذْكُرُونِي أَذْكُرْكُمْ وَاشْكُرُوا لِي وَلَا تَكْفُرُونِ

Artinya: “Karena itu, ingatlah kamu kepada-Ku niscaya Aku ingat (pula) kepadamu, dan bersyukurlah kepada-Ku, dan janganlah kamu mengingkari (nikmat)-Ku.”  -Q.S. Al- Baqarah Ayat 152

Ketika masing-masing kita ditanya, "Bentuk rasa syukur itu gimana sih?"

Dipastikan seribu persen jawabnya Lama. Hari ini saya coba tuliskan tiga jawaban utama yang menurut saya tepat sebagai bentuk rasa syukur kita atas nikmat yang diberi-Nya tanpa jeda.


Say Hamdalah, "Alhamdulillahirabbil'alamin"

Tidak ada kalimat yang lebih indah dari ini. "Segala puji bagi Allah Tuhan Seluruh Alam".

Tak ada satu pun dari kita yang mengingkari bahwa Allah ialah pemilik dunia dan seisinya. Termasuk oksigen yang kita gunakan , air yang dibutuhkan oleh tubuh kita dan sebagainya. Begitu melimpah nikmat yang kita terima setiap detiknya, manusia taat dan ga taat pun juga dapatkan hak yang sama dibumi-Nya ini. Akan tetapi sama-sama kita tahu, ada nikmat yang benar-benar Allah sediakan untuk hamba-Nya yang taat, ada juga yang ia tidak sadar bahwa Allah mulai mengabaikannya dengan memberikan kemudahan-kemudahan yang melalaikan. 

Tidak ada kata "too much" untuk selalu bersyukur permilisecond sekali pun untuk bersyukur, malahan rasa cinta-Nya kepada kita yang mengaku hambaNyA akan semakin menjadi-jadi ketika kita sebut Hamdalah. 

Kalau selama ini kamu suka lupa untuk sebut hamdalah, maka dari sekarang belajar untuk ga lupa, ya? Sombong sekali rasanya jika dalam sehari tidak/lupa bersyukur. 

وَلَا تُصَعِّرْ خَدَّكَ لِلنَّاسِ وَلَا تَمْشِ فِى ٱلْأَرْضِ مَرَحًا ۖ إِنَّ ٱللَّهَ لَا يُحِبُّ كُلَّ مُخْتَالٍ فَخُورٍ 

Arab-Latin: Wa lā tuṣa''ir khaddaka lin-nāsi wa lā tamsyi fil-arḍi maraḥā, innallāha lā yuḥibbu kulla mukhtālin fakhụr 

Terjemah Arti: Dan janganlah kamu memalingkan mukamu dari manusia (karena sombong) dan janganlah kamu berjalan di muka bumi dengan angkuh. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang sombong lagi membanggakan diri.-Q.S Luqman:18 

Tidak mengeluh

Semoga Allah senantiasa menjaga orang yang beri jawaban ini ke saya. Ya, ini jawaban dari teman saya. Saya sepakat kalau bentuk bersyukur kita yang kedua adalah tidak mengeluh.

Coba direnungkan, kenapa kita masih sanggup mengeluh yang dimana disaat bersamaan Allah tidak pernah sekalipun berhenti memberikan nikmatNya. Pernah tidak, mendengar "Ujian-ujian yang kita terima merupakan bentuk sayangnya Allah. Karena Allah pencemburu, dan manusia itu cepat sedih kalau dapat masalah maka bisa dipastikan kita akan langsung ingat untuk berdoa ke Allah minta di mudahkan urusannya. Itu momen yang sangat-sangat Allah sukai, karena perhatianmu lebih besar kepadaNya. Berdzikir lebih banyak dari biasanya."

وَءَاتَىٰكُم مِّن كُلِّ مَا سَأَلْتُمُوهُ ۚ وَإِن تَعُدُّوا۟ نِعْمَتَ ٱللَّهِ لَا تُحْصُوهَآ ۗ إِنَّ ٱلْإِنسَٰنَ لَظَلُومٌ كَفَّارٌ

Artinya: “Dan Dia telah memberikan kepadamu (keperluanmu) dan segala apa yang kamu mohonkan kepadanya. Dan jika kamu menghitung nikmat Allah, tidaklah dapat kamu menghinggakannya. Sesungguhnya manusia itu, sangat zalim dan sangat mengingkari (nikmat Allah).”-Q.S. Ibrahim:34

Berusaha terus melakukan kebaikan

Kesempatan hidup sebagai khalifah di bumi jangan sampai terbuang begitu saja tanpa membiasakan menebar benih kebaikan. Ini pun termasuk dari bentuk bersyukur. 

وَإِن تَعُدُّوا۟ نِعْمَةَ ٱللَّهِ لَا تُحْصُوهَآ ۗ إِنَّ ٱللَّهَ لَغَفُورٌ رَّحِيمٌ

Artinya: “Dan jika kamu menghitung-hitung nikmat Allah, niscaya kamu tak dapat menentukan jumlahnya. Sesungguhnya Allah benar-benar Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.”- Q.S An Nahl: 18

Tenaga yang kita investasikan untuk kerja kebaikan pasti dicatat, kemungkinan ada yang akan menjadi amal jariyah dan otomatis Allah semakin menyayangi kita. Buktinya apa? Allah mudahkan segala urusan. Kalau akhirat yang dikejar maka dunia akan mengikuti, begitu pun sebaliknya.

Bagi yang pernah merasakannya pasti sependepat, no debat.  


Sekian dulu ya,

Terimakasih sudah membaca,

Kalau kamu ada jawaban selain yang saya tuliskan diatas, bisa dibagikan lewat kolom komentar 🍀



September 18, 2021

Tahun kesatu

Malam 30/08/2021, bisa-bisanya saya lupa tanggal penting di bulan ini. Ya, 22 Agustus jadi hari kelahiran blog ini.

Untuk merayakannya, saya mau menjabarkan tulisan kali ini berdasarkan 5W+1H. 

Apa aja yang sudah tercapai selama setahun ini?

Pencapaian : Alhamdulillah, blog ini sudah memiliki 19 tulisan dari 5 kategori yang ada. 
Yang paling banyak saya tulis dalam satu tahun ini adalah Sabiltory.

Kenapa jarang banget nulis?

Sekarang kesibukan saya adalah Praktek Lapangan Kependidikan. Sudah mulai dari Juni 2021 dan akan berakhir di akhir Desember 2021. Selain itu ada beberapa prioritas yang meminta perhatian lebih dari saya, jadi untuk sementara, saya mohon maaf belum bisa rajin mem-posting tulisan. 

Ketika pembaca butuh semangat dari tulisan penulis, penulis pun butuh semangat dari pembacanya. Perlu kamu tahu, satu kata bagi saya bisa merubah banyak hal. Salah satunya suasana hati. "Bisa-bisa dopaminku gak terkendali karena saking senangnya dapat semangat dari pembacanya hihi"

Dalam melakukan sesuatu kita perlu memasang target agar lebih terukur ketercapaiannya. Jadi saya rasa penting menceritakan apa yang menjadi bahan evaluasi dari tulisan-tulisan saya selama ini. Seperti yang teman-teman lihat, kerangka cerita yang saya buat masih kurang jelas. Sehingga saya asumsikan sebagian besar pembaca yang berkunjung ke blog salsabilakp belum begitu berminat dengan cerita-cerita yang saya buat selama ini.  

Dimana tempat yang paling kamu sukai untuk nulis?

Kamar.

Kapan waktu terbaik mu menulis?

Malam hari, tepatnya jam 10. Pagi hari, jam 7. Biasanya saya mulai nulis ketika ide-ide begitu liar memenuhi otak. Sehingga durasi untuk menyelesaikan satu tulisan lebih singkat. 

"Kamu nulis berapa jam? paling lama?"
Jika saya mulai di jam 10, maka saya akan berhenti menulis di jam 11.30. Sebenarnya ketika sedang semangat-semangatnya menulis saya akan lebih sulit berhenti, namun kualitas tulisan di jam 11.30 keatas itu akan "ambaradul", ini pengalaman pribadi. Karena kesesuaian setiap katanya perlu kita pikirkan yang membuat kerja otak akan harder

Sudah beberapa kali hal lucu terjadi ketika saya memaksakan diri menyelesaikan tulisan diatas jam 11.30 . Isi tulisan saya ketika itu malah berisi curhatan yang tidak berhubungan dengan tema yang saya tulis. Saya bisa menuliskan apa pun yang terlintas dipikiran, contohnya : "Duh pengen makan martabak". See ? So, I'll stop writing n go to sleep soon :) 

Siapa penulis blog salsabilakp?

Siapa yang masih belum tahu dan bertanya, ketahuan kalau belum baca bio di blog ini. Baca dulu gih

Bagaimana kelanjutan blog ini nantinya?

Masih dengan harapan yang sama, saya mau aktif menulis di sabilillah. Saya sangat-sangat ingin semangat menulis ini, sama besarnya dengan semangat mempelajari kepribadian manusia. Terdengar lebay, tapi memang semenarik itu mengenal kepribadian manusia, ada yang sama? 

Saya menyadari bahwa kualitas tulisan yang saya buat pasti berbanding lurus dengan buku yang sudah saya baca. Andai teman-teman sabil ada rekomendasi buku yang cocok untuk improve diri saya dalam hal menulis, sabi banget diketik di kolom komentar.


Sekian tulisan "Tahun kesatu" yang pertama. Semoga ada Tahun kedua, ketiga dan seterusnya.

Terimakasih sudah membaca🍀


Becoming🌷

A Soulful Self-Growth Blog